Geografi

Pertanyaan

APAKAH KONSEP DAN TAKRIFAN SISA DOMESTIK

1 Jawaban

  • Jawaban singkat atau to the point  

    Konsep dan takrifan / pembatasan sisa domestic adalah penanganan limbah / sampah melalui pemilahan / pengelompokan bahan – bahan yang tidak diinginkan / bahan buangan atau sampah yang yang dihasilkan dari kehidupan / aktivitas sehari – hari agar supaya dapat dibuang atau didaur ulang dengan baik.  

    Jawaban panjang

    Masalah pembuangan sisa domestic (limbah / sampah) tidak dilakukan dengan baik akan mendatangkan masalah terhadap lingkungan / ekologi. Ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya.  
    Berikut ini adalah beberapa cara penanganan limbah, seperti:
    1.      Buatlah tempat pembuangan khusus. Untuk limbah yang berbetuk cair, bisa dibuatkan umr pembuangan khusus yang letaknya berjauhan dengan sumber air sehingga tidak mencemari air masyarakat. Sedangkan nuklimbah padat, basanya dibuatkan tempat pembuangan yang memiliki cerobong yang sangat tinggi sehingga baunya tidak mengganggu masyarakat.
    2.      Lakukanlah daur ulang. Beberapa jenis limbah yang memungkinkan untuk di daur ulang, seyogyanya dipishkan dengan limbah yang tidak bisa didaur ulang.
    3.      Dinetralisir. Cara ini isa digunakan untuk menangani jenis limbah cair Dengan menetralisir limbah cair, berarti kita telah melakukan suatu pose penjernihan sehingga air limah dari sebah usaha bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat
    4.       Dijadikan pakan ternak. Beberapa jenis limbah, biasanya yang berbentuk padatdan basah, bisa diguakan sebagai bahan campuran pak ternak yang bisa meningatkan kadar kandungan pakan ternak ternak tu sendiri.
    5.       Dijadikan sebagai sumber energi alternative. Kandungan sebuah zar pada limbah bisa dimanfaatkan sebgai suumber energgi alternatif. Contohnya adalah penggunaan limbah kotoran sapi sebagai pengganti gas LPG.
    6.      Dibakar / dimusnahkan. Walaupun terlihat kurang arif namun cara memsnahkan limbah- limbah tertentu dengan cara membakar limbah tersebut masih anyak dipaki oleh masyarakat untuk mengurangi jumlah limbah yang ada
    7.      Jadikan sebagai bahan baku produk turunan. Beberapa limbah padat maupun cair bia diolah lagi untuk dijadikan sebagai bahan baku produk turunannya yang lain. Seperti misalnya: limbah batok kelapa yang diolah menjadi briket batok kelapa.
    8.       Dikubur dalam tanah. Cara penanganan sampah dengan cara dikubur atau ditanam dalam tanah juga termasuk popler di masyarakat selain menggunakan cara membakar limbah.
    9.       Manfaaatkn untuk proses produksi selanjutnya. Sebagai contoh, limbah kayu dan serbuk kayu pada perusahaan furniture bisa dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar pada proses pengovenan. Selain bisa mengurangi jummlah limbah, cara penanganan limbah seperti ini bisa digunakan untu menghemat jum;ah biaya produksi.
    10.   Jadikan pupuk. Pupuk tidak hanya berbentuk kompos karena dengan penggunaan teknologi pengolahan limbah yang canggih kita bisa menyulap limbah baik padat maupun cair menjadi beberapa jenis  pupuk, diantaranya adalah pupuk kompos dan juga pupuk cair       

    Berdasarkan asalnya, limbah dapat dibedakan menjadi tiga macam,yaitu: 1.     Limbah Domestik Limbah domestik adalah limbah yang berasal dari rumah tangga, dapat berupa limbah organic ataupun limbah anorganik.
    2.    Limbah Pabrik. Limbah pabrik adalah sampah atau bahan buangan dari pabrik, biasanya mengandung bahan-bahan kimia tertentu.
    3.    Limbah pertanian adalah limbah digunakan dalam pertanian. Berdasarkan sifat kimianya, limbah dibedakan menjadi:

    Limbah organik: berasal dari sisa-sisa makhluk hidup, misalnya. serasah daun, bangkai hewan, kotoran hewan, feses manusia, dan mayat manusia. Limbah anorganik: berasal dari senyawa-senyawa kimia. misalnya limbah pabrik, iimbah pertanian, limbah perikanan. dan limbah rumah sakit.
     
    Berdasarkan sifat fisikanya, limbah dibedakan menjadi:     
    Limbah padat, dapat berupa sisa-sisa makhluk hidup, limbah domestik, limbah dari pabrik yang berupa bahan padat.

    Limbah cair, biasanya berupa bahan yang terlarut dalam air, dapat berupa sisa-sisa metabolisme seperti urine, limbah cair baik dari pabrik maupun dari rumah sakit. Limbah gas, dapat berasal dari asap kendaraan bermotor, asap pabrik, asap gunung berapi, dan kebakaran.  

Pertanyaan Lainnya