tuliskan 4 kebijakan daendels di bidang pertahanan dan keamanan
Pertanyaan
1 Jawaban
-
1. Jawaban diahviolin
Kebijakan Daendels di bidang pertahanan dan keamanan:
- membangun Jalan Pos Besar untuk memudahkan pergerakan pasukan perang di Jawa
- membangun Benteng Meester Cornelis (Jatinegara) untuk melindungi Batavia
- membangun Benteng Lodewijk di Surabaya
- membangun arsenal (pabrik senjata) di Surabaya dan pabrik meriam di Semarang
Pembahasan:
Herman Willem Daendels adalah Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang memerintah pada tahu 1808–1811. Daendels memerintah untuk kerajaan Belanda yang saat itu dibawah pengaruh Perancis, lewat Raja Belanda, Lodewijk (Louis) Bonaparte, yang merupakan saudara pemimpin Perancis, Napoleon Bonaparte.
Tugas utama Daendels adalah mempertahankan Hindia Belanda dari kemungkinan serangan Inggris yang saat itu sedang berperang dengan Perancis. Untuk itu Daendels melakukan beberapa kebijakan.
Untuk memperkuat pertahanan, Daendels membangun rumah sakit militer dan barak, pabrik senjata di Surabaya dan meriam di Semarang, dan sebuah perguruan tinggi militer baru di Batavia.
Daendels menghancurkan benteng lama di Batavia (Kasteel Batavia) dan menggantinya dengan benteng baru di Meester Cornelis (sekarang kecamatan Jatinegara), dan membangun Benteng Lodewijk di Surabaya. Daendels merencanakan benteng Meester Cornelis sebagai pusat pertahanan bila Inggris menyerang Batavia.
Pelajari lebih lanjut dampak positif dan negatif dari pemerintahan Daendels di: https://brainly.co.id/tugas/1341976
Pelajari lebih lanjut kebijakan Daendels bidang pemerintahan di: https://brainly.co.id/tugas/1109628
Kebijakan Daendels yang paling terkenal adalah pembangunan Jalan Pos Besar di sepanjang pesisir utara Jawa, dari Anyer di Banten ke Panarukan di Jawa Timur. Jalan ini dibuat untuk memudahkan pergerakan tentara Belanda dari bentengnya bila ada serangan Inggris. Jalan ini juga dapat digunakan untuk mengirimkan informasi militer dengan kurir secara cepat. Jalan ini sekarang berfungsi sebagai jalan utama di Pulau Jawa dan disebut Jalur Pantura. Jalan sepanjang ribu kilometer itu selesai dalam waktu satu tahun, namun mengakibatkan ribuan pekerja paksa (rodi) meninggal.
Karena kebijakannya yang keras, banyak yang mengecam Daendels dan pemerintah Belanda akhirnya menggantikannya dengan Jan Willem Janssens, yang tiba di Batavia, pada 15 Mei 1811.
Pelajari lebih lanjut perbedaan dan persamaan pemerintahan Daendels dan Janssen di: https://brainly.co.id/tugas/17580782
-------------------------------------------------------------------------------------
Detail Jawaban
Kode: 11.3.1
Kelas: XI
Mata pelajaran: Sejarah
Materi: Bab 1 - Bangsa Eropa di Indonesia
Kata kunci: Kebijakan Daendels